Mengenal Lebih Jauh ACC Finance

Mengenal Lebih Jauh ACC Finance

Selama satu dekade terakhir, bisnis pembiayaan mobil terus menggeliat. Tantangan industri pembiayaan juga bisa dikatakan sangat berat karena bank pun masuk ke ranah itu, plus hadirnya financial technology atau fintech yang kian meramaikan industri ini. Namun beberapa perusahaan pembiayaan juga masih mampu bertahan, salah satunya adalah perusahaan pembiayaan mobil terbesar di Indonesia adalah Astra Credit Companies atau orang biasa menyebutnya ACC Finance. Pembiayaan kendaraan bermotor yang dilayani antara lain sedan, minibus, jeep, pick up, truk, alat berat baik skala retail atau pun korporasi.

 ACC Finance telah menjalin hubungan kerjasama dengan lebih dari 7.500 dealer, dan telah dipercaya lebih dari 1 juta pelanggan. Hingga saat ini ACC Finance memiliki 68 kantor cabang di 50 kota. ACC telah memiliki sistem online terintegrasi, sehingga konsumen bisa mendatangi kantor cabang terdekat untuk memenuhi pembayaran angsuran, perubahan pembayaran angsuran, ataupun bantuan memperpanjang STNK, serta proses klaim asuransi. Selain itu ada 76.000 titik pembayaran melalui ATM, SMS banking maupun internet banking, serta PT Pos Indonesia.

Perusahaan pembiayaan ini merupakan salah satu anak perusahaan Astra. ACC  menggunakan konsep operational excellence untuk memberi pelayanan terbaik pada pelanggannya. Kepuasan pelanggan memang hal utama dalam perusahaan tersebut. Hal ini karena ACC Finance memiliki visi menjadi perusahaan keuangan nomor satu dengan penyelesaian yang total serta misi mempromosikan kredit demi kehidupan lebih baik. Usaha pelayanan jasa pada pelanggan dan dealer terus ditingkatkan melalui system layanan terpadu, cepat dan fleksibel.

ACC Finance terdiri dari lima perusahaan pembiayaan, antara lain PT Astra Sedaya Finance, PT Swadharma Bakti Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance, PT Staco Estika Sedaya Finance dan PT Pratama Sedaya Finance.

Mulai tahun 2015 lalu, ACC Finance juga meluncurkan tiga jenis layanan pembiayaan baru, yaitu membiayai pembelian properti,  wisata (travel financing) dan pendidikan (education financing). Hal ini sebagai rangkaian diversifikasi bisnis. Untuk Travel Financing,  ACC menjalin kerja sama dengan penyedia jasa perjalanan PT Golden Rama Tour & Travel, sedangkan untuk pembiayaan properti Pakuwon dan Summarecon ditunjuk sebagai rekanan.

Pembiayaan mobil yang merupakan bisnis inti juga terus diperkuat. Caranya dengan membuat paket menarik yang memudahkan konsumen membayar cicilan tanpa harus membanting uang muka (down payment/DP). Proses screening konsumen juga diperketat untuk menghindari pembengkakan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL).

Salah satu kelebihannya adalah ACC  Finance menjadi bagian penting dalam Astra automotive value chain yang mendukung penjualan mobil-mobil Astra melalui berbagai produk dan layanan pembiayaan yang ditawarkan. Sehingga, sebanyak 61% dari total pembiayaan yang disalurkan ACC merupakan mobil-mobil Astra, sedangkan pembiayaan mobil bekas dan alat berat berkontribusi masing-masing sebesar 27% dan 7%. Sisanya adalah pembiayaan untuk kendaraan lain di luar Astra.

ACC Finance sebelumnya bernama PT. Raharja Sedaya yang berdiri pada tahun 1982. Di tahun 1990, PT Rahardja Sedaya kemudian berganti nama menjadi PT Astra Sedaya Finance. Barulah sejak tahun 1994, merek Astra Credit Companies dikembangkan  untuk mendukung usahanya.

Fakta menarik lainnya dari ACC Finance adalah keberhasilan perusahaan ini dalam melewati krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998.  Bahkan ACC Finance juga dapat melunasi pinjaman sindikasi pada tahun 1999, tanpa restrukturisasi. Keberhasilan demi keberhasilan terus diraih ACC Finance. Pada tahun 2000, ACC mulai melakukan penerbitan obligasi; dari ASF I hingga ASF XII.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *